Tenaga Kependidikan dengan tugas tambahan (Tendik Tutam) adalah tenaga kependidikan yang diberikan tambahan tugas manajerial. Tendik Tutam di Universitas Diponegoro meliputi Kepala Kantor, Kepala UPT, Sekretaris Satuan Pengawas Internal (SPI), Manajer dan Supervisor. Asesmen tenaga kependidikan dengan tugas tambahan bertujuan untuk mendapatkan profil tenaga kependidikan yang berkompeten dan profesional sesuai dengan tugas tambahan tertentu.

Asesmen merupakan penilaian yang dilakukan oleh institusi kerja kepada pegawai dalam periode waktu tertentu untuk lebih memahami apakah kinerja pegawai dapat mendukung tujuan institusi kerja. Asesmen dilakukan untuk mengukur kelayakan seorang pegawai agar dapat dipromosikan atau mendapatkan kenaikan jabatan dengan memberikan penilaian seperti pengukuran kualitas kepemimpinan dan efektif atau tidaknya seorang pegawai dalam menyelesaikan suatu masalah.

Asesmen tenaga kependidikan dengan tugas tambahan dilaksanakan berdasarkan rumpun unit kerja, yaitu:

  • Rumpun asesmen kepala kantor, kepala UPT, sekretaris SPI, dan manajer yang terdiri dari RUMPUN FASE KAWAN (Fakultas, Sekolah, Akademik, dan Kemahasiswaan), RUMPUN SURYA SAWARNA (Sumber Daya dan Satuan Pengawas Internal), dan RUMPUN RINJANI (Riset, Inovasi, Kerjasama, Komunikasi, dan Bisnis).
  • Rumpun asesmen supervisor yang terdiri dari RUMPUN KAWAN (Akademik dan Kemhasiswaan), RUMPUN SURYA (Sumber Daya), RUMPUN PERAHU EMAS (Protokoler, Arsip, Hukum, Tata Usaha, dan Sumber Daya Manusia), RUMPUN KUAT (Keuangan dan Aset), dan RUMPUN RINJANI (Riset, Inovasi, Kerjasama, Komunikasi, dan Bisnis).

Proses asesmen ini dilaksanakan dengan tiga tahap yaitu seleksi administrasi, pelaksanaan asesmen, dan pengumuman hasil asesmen. Pelaksanaan asesmen terdiri dari tes psikologi, psikometri dan kompetensi manajerial yang dilaksanakan pada 19—23 Juli 2021 secara daring. Profil tenaga kependidikan yang diperoleh akan digunakan sebagai dasar pertimbangan dalam penentuan jabatan tugas tambahan.