Semarang – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Universitas Diponegoro berkerja sama dengan PPSDM Migas Cepu melaksanakan serangkaian Pelatihan dan Sertifikasi bagi Pengawas Laboratorium Universitas diponegoro. Hal ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kompetensi tenaga kependidikan sebagai upaya mewujudkan misi Universitas Diponegoro yaitu Mengembangkan profesionalitas, kapabilitas, akuntabilitas dalam tata kelola universitas yang baik serta kemandirian penyelenggaraan perguruan tinggi.

Pelatihan dan Sertifikasi bagi Pengawas Laboratorium dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh 57 pengawas laboratorium yang berasal dari fakultas dan unit kerja tertentu, terbagi kedalam 7 topik pelatihan dan sertifikasi sebagai berikut:

  1. Operator/Petugas Pengambilan Contoh Air dan Limbah.
  2. Teknisi Perawatan Mekanik III
  3. Petugas Pengendali Limbah Cair
  4. Petugas Pengendali Dokumen
  5. Petugas Pengendali Limbah Padat dan B3
  6. Teknisi Instrumentasi Tingkat 1
  7. Teknisi Sistem Utilitas

Pelatihan Pengendali Dokumen

Pelatihan Teknisi Sistem Utilitas

Sebelum kegiatan berlangsung, PPSDM Migas terlebih dahulu melakukan pemeriksaan kelayakan tempat uji kompetensi agar sesuai dengan standar yang berlaku. Hal ini dikarenakan sertifikasi pelatihan dilaksanakan pada laboratorium masing-masing, sehingga perlu validasi kelayakan peralatan dan perlengkapan yang akan digunakan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa peralatan dan perlengkapan pada laboratorium Universitas Diponegoro sudah cukup lengkap dan layak untuk melaksankan sertifikasi secara mandiri. Akan tetapi, untuk sertifikasi Teknisi Instrumentasi Tingkat 1, ketersediaan peralatan belum terpenuhi sehingga kegiatan sertifikasi dilaksanakan secara luring menggunakan peralatan dari PPSDM Migas.

Serangkaian kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi bagi Pengawas Laboratorium dilaksanakan pada tanggal 1 September 2021 sampai dengan 28 September 2021 dengan baik dan lancar sesuai dengan ketentuan dan prosedur sertifikasi.

Setelah kegiatan ini berlangsung, diharapkan peserta mampu dan kompeten dalam perencanaan operasional laboratorium,  sistem mutu laboratorium, dan pengawasan mutu hasil uji, serta analisis resiko dan throuble shooting terkait analisis laboratorium sesuai dengan topik yang diikuti.