Universitas Diponegoro sebagai salah satu Universitas di Indonesia dengan salah satu misinya adalah mengembangkan profesionalitas, kapabilitas, akuntabilitas dalam tata kelola universitas yang baik serta kemandirian penyelenggaraan perguruan tinggi. Dalam rangka mewujudkan visi tersebut, Universitas Diponegoro melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia bekerja sama dengan Politeknik Keuangan Negara STAN untuk mengadakan Pengembangan Kapasitas Tenaga Kependidikan Bidang Sumber Daya di lingkungan Universitas Diponegoro. Salah satu program pengembangan kapasitas tenaga kependidikan yang diselenggarakan adalah Pelatihan Pejabat/Panitia Pemeriksa Hasil Pekerjaan (PPHP).

Acara ini dibuka oleh Kepala BPSDM Universitas Diponegoro, Mochamad Arief Budihardjo, S.T., M.Eng.Sc, Env.Eng, Ph.D., IPM dan dilanjutkan dengan sambutan sekaligus ceramah mengenai Pengadaan Barang Jasa dan Peran Sektor Publik dalam Dunia Usaha oleh Dr. Agus Sunarya Sulaeman, Ak. MSi. AAP CPMA CA, selaku Wakil Direktur Politeknik Keuangan Negara STAN Bidang Keuangan dan Umum, Dalam paparannya beliau mengatakan bahwa PPHP merupakan jabatan strategis dalam setiap unit kerja yang berfungsi untuk memastikan apakah suatu hasil pekerjaan sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Oleh sebab itu diperlukan panitia yang handal dalam melakukan pemeriksaan atas segala pekerjaan yang sudah diselesaikan.

Kegiatan ini diselenggarakan selama lima hari pada 8—12 November 2021 di Ruang Sidang BAA Universitas Diponegoro Tembalang dan diikuti oleh 35 peserta dari kalangan Tenaga Kependidikan di lingkungan Fakultas dan Unit. Sebelum pelatihan dilaksanakan peserta diwajibkan untuk melakukan tes swab antigen terlebih dahulu dan tetap menaati protokol kesehatan selama dalam masa pelatihan. Dan untuk mengukur perkembangan peserta dalam menyerap ilmu selama mengikuti pelatihan, dalam pelatihan ini juga menyertakan pre-test dan post test.

Setelah menjalani pelatihan ini diharapkan para peserta mampu melakukan persiapan penerimaan hasil pengadaaan barang/jasa, mampu melakukan pemeriksaan hasil pengadaan sesuai dengan jenis barang/jasa serta pengadaannya, dan mampu menyusun berita acara serah terima hasil pekerjaan.