Sebagai lanjutan kegiatan Pengembangan Kapasitas Tenaga Kependidikan Bidang Sumber Daya di lingkungan Universitas Diponegoro, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia bekerja sama dengan Politeknik Keuangan Negara STAN menyelenggarakan Pelatihan Penilaian Aset (PPA). Aset  adalah barang atau benda yang terdiri dari benda tidak bergerak dan benda bergerak baik yang berwujud (tangible) dan tidak berwujud (intangible) yang tercakup dalam aktiva/ kekayaan perusahaan. Oleh karena itu, diperlukan sumber daya yang handal dalam melakukan penilain terhadap aset sehingga tidak menimbulkan permasalahan di masa mendatang. Pelatihan ini akan memberikan pengetahuan mengenai independensi tim penilai, hal-hal yang berkaitan dengan penilaian aset serta kemampuan dalam menganalisa nilai aset.Kebutuhan akan penilaian aset menjadi sangat penting untuk menyediakan informasi yang relevan mengenai aset suatu entitas, sehingga dapat digunakan oleh pihak yang berkepentingan dalam pengambilan keputusan.

Acara ini dibuka oleh Kepala BPSDM Universitas Diponegoro, Mochamad Arief Budihardjo, S.T., M.Eng.Sc, Env.Eng, Ph.D., IPM, dilanjutkan dengan pre-test yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan peserta terhadap materi yang akan disampaikan selama pelatihan.

Kegiatan ini diselenggarakan selama lima hari pada 15—19 November 2021 di Ruang Sidang BAA Universitas Diponegoro Tembalang dan diikuti oleh 35 orang tenaga kependidikan di lingkungan fakultas dan unit kerja yang terdiri dari pengelola BMU, pengadministrasi BMU, dan pengadministrasi Umum yang menangani pencatatan aset. Sebelum pelatihan dilaksanakan peserta diwajibkan untuk melakukan tes swab antigen terlebih dahulu dan tetap menaati protokol kesehatan selama dalam masa pelatihan.

Pelatihan ini ditutup dengan sambutan dari Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Politeknik Keuangan Negara STAN, Budi Waluyo, Ph.D. dilanjutkan dengan penyerahan dan penerimaan cinderamata dan ditutup secara resmi oleh Wakil Rektor Sumber Daya Universitas Diponegoro, Prof. Dr.rer.nat. Heru Susanto, S.T., M.M., M.T..

Setelah menjalani pelatihan ini diharapkan para peserta mampu melakukan penilaian aset menggunakan konsep nilai wajar dan memberikan opini tertulis atas nilai ekonomi suatu objek penilaian.